Macam-macam Metode Pembelajaran,Part 1

Metode secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu methodos yang terdiri dari dua kata : “Meta” berarti melalui dan “Hodos”  berarti jalan. Sehingga, metode berarti jalan yang harus dilalaui atau cara untuk melakukan sesuatu atau prosedur (Nasution, 1995 :2) Adapun dalam bahasa Arab, metode bisa berarti “Minhaj, Al- Wasilah, Al- Kaifiyah, Al-Thariqah” . Semua kata ini berarti jalan atau cara yang harus ditempuh (Asnely, 1995 :30). Adapun beberapa metode pembelajaran yang biasa digunakan oleh para pengajar adalah sebagai berikut :
1.    Metode Ceramah
Metode ceramah adalah metode yang tergolong sebagai metode tradisional. Karena, sejak dahulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan peserta didik, dalam hal interaksi edukatif. Dalam tahap aplikatifnya sendiri setiap metode pasti memiliki kelebihan dan kelemahan, berikut peneliti sajikan beberapa kelebihan dan kelemahan dari  metode ceramah.
A.   Kelebihan Metode Ceramah
1)      Guru mudah menguasai kelas,
2)      Mudah dilaksanakan,
3)      Dapat diikuti peserta didik dalam jumlah besar,
4)    Guru mudah menjelaskan materi pelajaran sekalipun bahan pelajaran yang harus disampaikan sangat banyak.
B.   Kelemahan Metode Ceramah
1)     Kegiatan pembelajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata)
2)    Peserta didik yang tergolong kepada jenis pembelajar visualitatif akan sangat dirugikan karena metode ini lebih cocok untuk tipe pembelajar auditif,
3)      Bila terlalu alama akan membuat peserta didik bosan,
4)      Sukar mengontrol sejauh mana perolehan belajar peserta didik,
5)      Menyebabkan peserta didik pasif.

2.    Metode Proyek
Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan sehari-hari sebagai bahan pelajarannya, sehingga peserta didik akan lebih tertarik untuk belajar, Adapun beberapa kelebihan dan kelemahan dari metode proyek sendiri adalah sebagai berikut :
A.      Kelebihan  Metode Proyek
1)   Dapat merombak pola pikir peserta didik, dari sempit menjadi luas dan menyeluruh, saat memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan,
2)   Peserta didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
B.      Kelemahan Metode Proyek
1)  Kurikulum yang berlaku di Negara kita saat ini, baik secara vertical maupun horisontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini,
2)  Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan  keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk itu,
3)  Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan peserta didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan,
4)      Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas.
3.    Metode Eksperimen
Metode eksperimen adalah metode yang menekankan pemberian kesempatan kepada peserta didik, baik perorangan atau kelompok, untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. Metode ini sepenuhnya melibatkan peserta didik mulai dari tahap perencanaan, percobaan, mencari dan menemukan fakta, mengumpulkan data, mengendalikan variable dan memecahkan masalah yang sedang dihadapinya. Adapun kelebihan dan kelemahan metode eksperimen ini adalah sebagai berikut.
A.      Kelebihan Metode Eksperimen
1)     Metode eksperimen ini dapat membuat peserta didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima apa kata guru atau buku,
2)      Peserta didik dapat mengembangkan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu  sikap yang dituntut dari seorang ilmuwan,
3)    Membina peserta didik menjadi manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru melalui penemuan. Dimana hasil percobaanya diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.
B.      Kelemahan Metode Eksperimen
1)  Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap peserta didik berkesempatan mengadakan  eksperimen,
2)     Jika eksperimen memerluka jangka waktu yang lama,  peserta didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya,
3)      Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Unfinished Lecture Notes"

"KAU" tak lebih dari tangan tanpa pemilik !!!